Berita

Presiden Joko Widodo saat saat melakukan groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali yang terletak di Kawasan Wisata Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Senin (27/12)/Repro

Politik

RS Bali Internasional Mulai Dibangun, Jokowi: Diharapkan Tak Ada Lagi yang Berobat ke LN, Rugi Rp 97 Triliun Kita!

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bali Internasional dimulai pemerintah. Presiden Joko Widodo berharap rumah sakit ini nantinya bisa mengurangi jumlah masyarakat yang memilih erobat ke luar negeri (LN).

Jokowi menjelaskan, RS Bali Internasional bakal bekerjasama dengan Mayo Clinic dari Amerika Serikat, sehingga akan didorong ntuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Kalau ini jadi, tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Jokowi saat melakukan groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali yang terletak di Kawasan Wisata Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Senin (27/12).


Mantan Wali Kota Solo ini mencatat, setiap tahun ada kurang lebih dua juta masyarakat Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan, baik itu ke Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, dan ke tempat-tempat lainnya.

"Dan kita kehilangan Rp 97 triliun karena itu," imbuh Jokowi menegaskan.

Maka dari itu, Jokowi sangat mendukung pembangunan RS Bali Internasional yang digagas oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, beserta seluruh timnya.

"Dan kita harapkan sekali lagi, setelah selesainya Rumah Sakit Bali Internasional ini benar-benar semuanya tidak ada yang pergi keluar, semuanya ke Bali," demikian Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya